UNMUL-Unila Kolaborasi Strategis, Akselerasi Hilirisasi Riset Minyak Atsiri Menuju Komersialisasi

31 Oktober 2025
Universitas Mulawarman
Humas UNMUL
Featured Image
Geser untuk melihat foto lainnya

Universitas Mulawarman (UNMUL) menerima kunjungan tim pakar dari Universitas Lampung (Unila) pada Jumat (31/10/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat proses hilirisasi riset UNMUL, khususnya produk minyak atsiri, menuju Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) 7–9 dan tahap komersialisasi.

Tim pakar Unila terdiri dari Dr. Ir. Tanto Pratondo Utomo, M.Si., Dr. Erdi Suroso, S.TP., M.TA., C.EIA., Dr. Subeki, M.Si., M.Sc., Dr. Wisnu Satjaya, S.TP., M.TA., M.Phil., dan Hariyadi, S.TP., M.T.

Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UNMUL, Prof. Widi Sunaryo, S.P., M.Si., Ph.D., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis (FKLT) UNMUL sekaligus peneliti pengembang minyak atsiri, Prof. Dr. Harlinda Kuspradini.

Kepala LP2M UNMUL, Prof. Widi Sunaryo, S.P., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini vital dalam mengarahkan produk hasil penelitian menuju komersialisasi dan penguatan jejaring industri.

Tim pakar Unila memberikan sejumlah masukan strategis untuk pengembangan riset minyak atsiri. Masukan tersebut meliputi: penentuan value proposition produk yang jelas, penguatan brand positioning sebagai produk alami khas hutan tropis Kalimantan, penyusunan roadmap bisnis dan strategi komersialisasi yang realistis, keterlibatan startup atau alumni dalam pengelolaan bisnis, penyusunan analisis finansial sederhana (NPV, IRR, ROI), dan pemanfaatan strategi digital marketing untuk perluasan pasar.

Prof. Harlinda, selaku peneliti utama minyak atsiri, mengapresiasi dukungan dan pandangan konstruktif tim pakar. Ia berharap kolaborasi ini akan memperkuat proses hilirisasi minyak atsiri menuju tahap komersialisasi.

Melalui pertemuan ini, UNMUL berkomitmen untuk memperkuat peran riset sebagai motor penggerak ekonomi berbasis sumber daya lokal dan mendukung pengembangan industri hijau di Kalimantan Timur (Kaltim).

 

Penulis: Muhammad Hisyam Nugroho

Editor: Sulkarnain


Bagikan Berita Ini

Sebarkan informasi ke teman dan kolega Anda

Page Structure

No headings found.

Aksesibilitas

Universal Access Tools

ZOOM & FONT

Text Size
100%
Page Zoom
100%

VISUAL FILTERS

COLOR BLINDNESS

ALIGNMENT

READABILITY TOOLS

Web Accessibility Initiative