UNMUL Jadi Motor Inovasi, Dorong Pengembangan Kratom Nasional Berbasis Sains dan Keberlanjutan

5 November 2025
Universitas Mulawarman
Humas UNMUL
Featured Image
Geser untuk melihat foto lainnya

Universitas Mulawarman (UNMUL) menegaskan perannya sebagai motor inovasi dan transformasi industri berbasis sumber daya alam berkelanjutan. Melalui inisiatif University Management for Industry Academia Collaboration, UNMUL menjalin kemitraan strategis dengan Dewan Jamu Indonesia (DJI) dan Dwimitra Borneo Nusantara (DBN) untuk memperkuat pengembangan, standarisasi, dan hilirisasi kratom di Indonesia.

Delegasi UNMUL yang dipimpin Rektor, Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si., IPU., ASEAN Eng., didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi, Dr. Ir. Nataniel Dengen, S.Si., M.Si., serta Dekan Fakultas Farmasi, Dr. apt. Hadi Kuncoro, M.Farm., diterima secara resmi oleh Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Plt. Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana, Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan, Andri Gilang Nugraha Ansari, serta pimpinan Dewan Jamu Indonesia (DJI): Mayjen TNI (Purn) Prof (HC) Dr. dr. Daniel Tjen, Sp.S., Dr. Apt. Fajar Prasetya, dan Brigjen TNI (Purn) dr. Noch. Malissa.

Pertemuan membahas kebijakan perdagangan luar negeri terkait ekspor-impor, khususnya pengelolaan produk kratom dari sektor pertanian hingga regulasi ekspor yang diatur dalamPeraturan Menteri Perdagangan (Permendag). Diskusi juga membuka ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri untuk memperkuat tata kelola serta daya saing kratom nasional berbasis sains, keberlanjutan, dan nilai ekonomi berkeadilan.

Rektor UNMUL, Prof. Abdunnur menegaskan, kerja sama ini merupakan bentuk tanggung jawab akademik universitas dalam mempertautkan ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan keberlanjutan industri.

“Kratom adalah contoh nyata bagaimana kekayaan hayati Kalimantan dapat memberi nilai tambah bagi bangsa. Tantangannya bukan sekadar pada aspek produksi, tetapi bagaimana ilmu pengetahuan menuntun praktik ekonomi agar berkeadilan, menjaga keberlanjutan alam, dan berpihak pada nilai kemanusiaan,” ujar Prof. Abdunnur.

Menurut Rektor, universitas memiliki peran strategis sebagai mitra konseptual dan katalis kebijakan dalam menuntun arah pembangunan berbasis riset, nilai keberlanjutan, dan tanggung jawab sosial. UNMUL, lanjut Prof. Abdunnur, berkomitmen membangunekosistem pengetahuan yang menjembatani riset akademik dengan kebutuhan industri serta arah kebijakan negara.

“Kami ingin setiap inisiatif riset menemukan jalan pulang ke masyarakat, menjadi pengetahuan yang hidup, berdampak, dan menumbuhkan nilai kemanusiaan. Di situlah peran sejati universitas: menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi, keberlanjutan alam, dan tanggung jawab etis manusia terhadap kehidupan,” pungkas Prof. Abdunnur. (humas)


Bagikan Berita Ini

Sebarkan informasi ke teman dan kolega Anda

Page Structure

No headings found.

Aksesibilitas

Universal Access Tools

ZOOM & FONT

Text Size
100%
Page Zoom
100%

VISUAL FILTERS

COLOR BLINDNESS

ALIGNMENT

READABILITY TOOLS

Web Accessibility Initiative